1.1 Dapat Menjelaskan Makna Rukun Iman dan Rukun Islam
Ø ISLAM
·
MAKNA
RUKUN IMAN DAN RUKUN ISLAM
a. Makna
Rukun Iman
Adapun
Rukun iman itu sendiri terdiri atas 6 rukun beserta dengan Maknanya, antara
lain:
1. Makna
iman kepada Allah
Iman
kepada Allah bermakna bahwa kita meyakini tentang penjelasan Allah dan Rasulnya
mengenai keberadaan Tuhan. Untuk lebih terperinci lagi, makna iman kepada Allah
dapat kita jabarkan dalam empat poin.
Pertama,
meyakini bahwa penciptaan manusia adalah kehendak Allah dan tidak mahkluk lain
yang terdapat di semesta alam tanpa pengetahuan Allah swt, kedua ialah meyakini
bahwa Allah lah yang menciptakan bumi dan alam semesta dan Allah pulalah yang
memberikan reski kepada manusia dan mahkluk lainnya. Ketiga, yaitu meyakini
bahwa Allahlah yang patut disembah dan hanya kepadaNyalah segala ibadah ditujukan,
misalnya berzikir, sujud, berdoa, dan meminta. Semuanya hanya kepada Allah
semata. Keempat yaitu meyakini sifat-sifat Allah yang tercantum dalam alquran
(Asmaul Husna)
2. Makna
Beriman kepada Malaikat Allah
Makna
beriman kepada malaikat dapat dijabarkan kedalam empat poin:
pertama, mengimani
wujud mereka.
Kedua,
mengimani nama-nama malaikat yang telah kita ketahui namanya, sedangkan yang
kita tidak ketahui namanya kita mengimaninya secara Ijmal (garis besar).
Ketiga,
mengimani sifat malaikat yang terdapat dalam hadis, misalnya Rasullullah saw,
pernah bertemu langsung dengan malaikat jibril yang memiliki 600 sayap
(Bukhari) di hadis lain dikatakan setiap sayap malaikat jibril menutupi setiap
ufuk (Ahmad).
Dan
Keempat, yaitu mengimani tugas malaikat seperti yang telah diberitahukan kepada
kita. Malaikat senantiasa beribada kepada Allah; bertasbih siang dan malam dan
berthawaf di Baitul Ma'mur dan lain sebagainya.
3. Makna
beriman kepada Kitab-kitab Allah
pertama,
mengimani bahwa kitab itu datangnya dari Allah swt.
Kedua,
mengimani kitab tersebut baik secara rinci (tafshil) maupun secara garis besar
(ijmal), tafshil artinya mengimani bahwa kitab yang diturunkan kepada Nabi ini
adalah kitab ini, sedangkan secara garis besar kita meyaini bahwa kitab diturunkan
kepada Nabi dan Rasul meskipun tidak
diketahui namanya.
Ketiga,
yaitu membenarkan perkataan yang tertulis dalam kitab-kitab tersebut yang masih
murni (Belum dirubah).
Keempat,
mengamalkan hukum yang tertulis dalam kitab tersebut selama kitab tersebut
belum "dihapus", yang dimaksud dengan kata dihapus disini ialah, kita
hanya mengimani satu kitab saja yaitu Al quran, karena kehadiran Al quran
mengakibatkan kitab-kitab sebelumnya menjadi mansukh (dihapus). Al quran ialah
kitab yang mewakili setiap ummat sampai akhir masa.
4. Makna
beriman kepada Nabi dan Rasul
Beriman
kepada Nabi dan Rasul, bermakna bahwa kita meyakini Nabi dan Rasul ialah
manusia utusan Allah yang diutus di muka bumi untuk menyampaikan kabar gembira
dan ancaman. Meyakini bahwa Nabi dan Rasul adalah mahkluk yang diutus Allah ke
Bumi untuk memberi petunjuk ke umat manusia hingga kembali ke jalan lurus.
Beriman kepada Nabi dan Rasul artinya ialah memercayai segala ajarannya baik
dari lisan maupun sebagai sauri teladan. Dengan mengetahui maka beriman kepada
Nabi dan Rasul, Manusia sebagai hamba yang mulia sudah sepantasnya meyakininya
dan mengikuti jejak suri teladan Nabi dan Rasul
5. Makna
beriman kepada hari akhir
Beriman
kepada hari akhir artinya kita meyakini tanda-tanda akan datangnya hari kiamat,
seperti lahirnya dajjal turunnya Isa as. Datangnya Ya'juj dan Ma'juj, terbitnya
matahari dari barat. Kemudiaan
diangkatnya ilmu dari muka bumi yang ditandai dengan wafatnya para ulama,
semakin banyak terjadi perzinaan, amanah tidak lagi dijalankan, urusan
diserahkan kepada yang bukan ahlihnya, jumlah perempuan jauh melebihi jumlah
lak-laki dan terjadi kekacauan dan pembunuhan dimana-mana.
Selain
itu Pula, makna beriman kepada hari akhir yaitu kita mengimani kejadian gaib
lainnya seperti dibangkitkannya manusia dari kubur, dikumpulkannya manusia di
padang mashar, adanya hari pembalasan, adanya siksa kubur dan nikmat kubur, dan
meyakini adanya surga dan neraka. Semua dilakukan semata-mata untuk mendekatkan
diri kepada Allah.
6. Makna
beriman kepada qada dan qadar
Makna
beriman kepada qada dan qadar artinya ialah kita mengimani bahwa apapun yang
terjadi di muka bumi bahkan kepada diri kita sendiri sebagai manusia baik
maupun buruk merupakan kehendak dari Allah swt.
b. Makna
Rukun Islam
Adapun
Rukun Islam itu sendiri beserta maknanya, antara lain:
1. Syahadat
(Pengakuan bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah, selain Allah swt)
Syahadat
adalah agreement (perjanjian) antara seorang muslim dengan Allah SWT. Seseorang
yang telah menyatakan Laa ilaaha ilallaah berarti telah siap untuk fight
(bertarung) melawan segala bentuk ilah di luar Allah di da1am kehidupannya.
2. Mendirikan
shalat.
Shalat
sebagai latihan agar setiap muslim di dalam kehidupannya adalah dalam rangka
sujud (beribadah) kepada Allah.
3. Menunaikan
zakat.
Zakat
yaitu sebagai latihan agar menginfakkan hartanya, karena setiap harta seorang
muslim adalah milik Allah. “Engkau ambil zakat itu dari orang-orang kaya mereka
dan engkau kembalikan kepada orang-orang fakir mereka” (HR Mutafaqun ‘alahi).
4. Puasa
pada bulan Ramadhan
Puasa
yaitu sebagai latihan pengendalian kebiasaan pada jasmani, yaitu makan dan
minum dan ruhani, yaitu hawa nafsu.
5. Haji
ke Baitullah Al-Haram.
Haji
yaitu sebagai latihan dalam pengorbanan jiwa dan harta di jalan Allah, mengamalkan
persatuan dan persamaan derajat dengan sesama manusia.
No comments for "1.1 Dapat Menjelaskan Makna Rukun Iman dan Rukun Islam"
Post a Comment